Kehidupan Para Penyandang Disabilitas Di Texas

Menengok jauh ke Texas, kehidupan para penyandang disabilitas di sana ternyata cukup diperhatikan dengan baik. Negara bagian kedua paling besar dan luas di Amerika Serikat tersebut ternyata begitu mendukung warganya yang tidak memiliki kesehatan yang normal dan juga fisik yang lengkap. Ya, di sana para disabilitas atau para penyandang cacat begitu diperhatikan dengan adanya departemen khusus yang menangani dan mengurusi mereka. Yang paling terlihat jelas adalah dengan adanya tunjangan untuk para penyandang disabilitas.

Tahukah Anda apa itu tunjangan disabilitas? Seperti layaknya sebuah tunjangan lainnya, program yang di dukung sepenuhnya oleh http://multibet88.co memiliki arti berupa bantuan berupa dukungan finansial yang diberikan kepada mereka yang memiliki kecacatan fisik atau mental. Tunjangan yang diberikan pun cukup layak dan bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap harinya. Dilansir dari berbagai sumber, uang tunjangan yang diberikan oleh pemerintah kepada mereka penyandang disabilitas sekitar 700 dolar amerika hingga 1000 dolar amerika per bulan. Angka ini memang sangat diperhitungkan dan sudah dipertimbangkan untuk bisa diberikan kepada banyak warga yang tergolong penyandang disabilitas.

Kehidupan para penyandang disabilitas di Texas memang sangat terbantu dengan adanya tunjangan disabilitas. Namun, untuk bisa mendapatkan tunjangan ini maka siapapun warga Texas yang menginginkannya harus memenuhi prosedur yang diterapkan. Ya, untuk mendapatkan uang dari pemerintah yang jumlahnya bisa dibilang besar ini tentu saja tidak bisa sembarangan. Hal ini lantaran untuk menghindari pemberian tunjangan kepada orang yang sebenarnya tidak membutuhkan. Pemberian tunjangan ini akan diberikan kepada orang yang telah memenuhi prosedur dan kelengkapan administrasi.

Salah satu diantara syarat yang harus dipenuhi adalah soal riwayat kesehatan tentang disabilitas yang diderita atau keterangan soal cacat yang dialaminya baik yang sudah menderita sejak lahir maupun baru mengalaminya. Ya, tidak semua penyandang cacat memang menderita sejak lahir karena bisa saja terjadi pasca terkena penyakit tertentu atau mengalami kecelakaan. Selain itu, dibutuhkan juga sejumlah syarat yang memang harus dipenuhi. Namun, untuk pengurusan syarat yang harus disiapkan ini kini banyak penyedia jasa yang memberikan bantuan. Jasa yang diberikan berupa bantuan pengurusan seluruh syarat hingga nantinya bisa mendapatkan uang tunjangan yang diinginkan termasuk juga pemberian bantuan pengacara untuk mengurus semua hal yang harus dijalani untuk mempercepat proses.

Secara garis besar, kehidupan penyandang disabilitas tidaklah begitu tersiksa. Kesetaraan kepada mereka yang memiliki fisik dan mental yang normal dengan yang tidak normal bisa dibilang begitu terjaga. Hal ini tentu saja sangat mendukung para penyandang disabilitas begitu terbantu untuk menjalani kehidupan sehari-harinya. Termasuk juga untuk memperoleh mata pencaharian, para penyandang cacat masih sangat mungkin untuk tetap berjuang sendiri dan memperoleh pekerjaan seiring isu disabilitas terus didengungkan agar terjadi kesetaraan. Tentu saja, kesetaraan yang dimaksud di sini untuk kepentingan para penyandang disabilitas.

Misalnya, adanya suatu pekerjaan yang cara kerjanya sudah dimodifikasi khusus untuk orang yang tidak seberuntung orang normal. Untuk tunjangan disabilitas sendiri juga merupakan salah satu bentuk hasil dari perjuangan http://citibetqq.com dan komunitas pemerhati disabilitas di Amerika Serikat terutama di Texas. Tunjangan seperti ini tentu saja sangat bisa dimanfaatkan para penyandang disabilitas untuk bisa berkarir sendiri dengan melakukan ha-hal yang sangat bisa dilakukan dan menghasilkan uang untuk menghidupi dirinya dan bahkan keluarganya. Tidak hanya itu, pelatihan untuk para penyandang disabilitas yang ingin memiliki keterampilan tertentu pun sangat diperhatikan sehingga mereka bisa dengan mudah bertahan hidup seperti layaknya orang normal.

Komunitas Penyandang Disabilitas

Kesetaraan kesempatan bekerja dan berkarya serta menjalani kehidupan biasa bagi para penyandang disabilitas di Amerika Serikat begitu diperhatikan. Hal ini tidak lepas dari perjuangan komunitas para penyandang disabilitas yang di sana. Ya, Amerika Serikat bukanlah sebuah negara besar yang langsung begitu saja memperhatikan orang yang tidak memiliki kesehatan dan fisik yang normal. Pada awalnya, dihampir seluruh wilayah Amerika Serikat kerap terjadi tidak adanya kesetaraan untuk orang yang cacat jika dibandingkan dengan orang normal. Pergerakan perjuangan kesetaraan penyandang disabilitas di Amerika Serikat dimulai di abad ke-18.

Perjuangan tersebut semakin memperkuat adanya perkumpulan orang yang memiliki nasib sama dan juga para pemerhati disabilitas di abad ke-19. Hingga akhirnya, kini komunitas penyandang disabilitas dan perkumpulan pemain judi bola http://speedbet88.co disana begitu kuat dan telah sering mengontrol kebijakan para pemegang kekuasaan untuk bisa memperhatikan nasib mereka. Ya, kehidupan orang yang tidak memiliki fisik sempurna dan mental yang sehat kini jauh lebih baik dan bahkan hampir tidak terasa adanya perbedaan dengan orang yang normal.

Komunitas penyandang disabilitas di Amerika Serikat sering membicarakan isu terkait nasib mereka. Diantaranya adalah soal kesetaraan mendapatkan kesempatan kerja, kesempatan untuk mendapatkan fasilitas umum yang memang khusus untuk disabilitas, kesempatan memperoleh informasi dan berkomunikasi, kesetaraan dalam hal aktivitas pemerintahan. Semua hal tersebut tentu saja merupakan isu yang paling didengungkan. Terlebih lagi soal kesempatan untuk memperoleh kesempatan bekerja. Ya, diberbagai belahan dunia manapun tentu saja isu ini menjadi isu yang paling sering diperjuangkan. Mereka yang memiliki cacat pada fisik ataupun mentalnya haruslah tetap didukung untuk bisa mendapatkan mata pencaharian untuk menghidupi dirinya dan juga untuk membangun sebuah rumah tangga.

Pekerjaan Untuk Para Disabilitas

Soal pekerjaan untuk para disabilitas, ada dua hal yang diperhatikan yaitu soal hak kesempatan dibukanya lowongan untuk orang cacat dan juga pelatihan mendapatkan suatu keterampilan. Hasilnya pun sangat terasa jelas. Kini warga Amerika Serikat yang tidak memiliki fisik sempurna atau mental yang sehat kini mendapatkan kesempatan untuk bekerja seperti layaknya orang normal. Banyak juga pelatihan yang diberikan kepada anggota komunitas untuk bisa menghasilkan uang seperti menjadi pelukis, tukang foto, penulis, dan lain sebagainya. Yang pasti, adanya komunitas dengan latar belakang yang sama seperti ini akan memperkuat anggotanya agar bisa mendapatkan hak-hak yang memang selayaknya didapatkan.

Hingga saat ini, total anggota komunitas para penyandang disabiltas di Amerika Serikat sudah puluhan juta orang termasuk pemain judi online http://homebet99.com Menurut beberapa sumber, bahkan jumlahnya sudah mencapai angka 50 juta orang. Anggota komunitas disabilitas terdiri dari berbagai macam kalangan seperti orang yang tidak memiliki kelengkapan anggota gerak tubuh, fisik yang lengkap namun tidak normal, tuli, bisu, kemampuan sensorik yang tidak normal, dan juga kesehatan mental yang terganggu. Berbagai macam latar belakang disabiltas ini memang menjadi konsep awal dari sebuah komunitas yang intinya mengakomodir orang yang memiliki keterbatasan agar tetap bisa memiliki kehidupan normal.

Menariknya, Amerika Serikat termasuk negara yang memang sangat memperhatikan orang yang tidak memiliki tubuh dan mental yang sempurna. Pemerintah pusat dan regional mendukung penuh baik secara kebijakan regulasi maupun bentuk lainnya seperti sokongan dana. Terdapat pula produk hasil kebijakan untuk para penyandang disabilitas yaitu berupa tunjangan uang yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan modal untuk berkarya serta menjamin mereka mendapatkan hak sebagai warga negara yang sama dengan orang normal pada umumnya.

Uncategorized

Di Amerika, hewan-hewan peliharaan seperti anjing mempunyai peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sampai-sampai ada satu hari yang dinamakan dengan National Pet Day, yaitu hari besar bagi hewan peliharaan di Amerika, yang jatuh setiap tanggal 11 April. Adanya National Pet Day dikarenakan, hampir dari setengah di dalam kehidupan rumah tangga di Amerika, pasti memiliki hewan peliharaan. Hewan-hewan yang paling populer yang sering dijadikan hewan peliharaan adalah anjing dan kucing. Anjing dan kucing memang paling cocok untuk dijadikan hewan peliharaan, karena kedua hewan ini sudah terkenal jinak dari ribuan tahun yang lalu.

Selain menjadi sahabat, kedua hewan ini ternyata juga dapat membantu manusia, khususnya anjing. Hal tersebut sudah terbukti sejak jaman purbakala, dimana para arkeolog menemukan banyak gambar di goa-goa yang menunjukan persahabatan antara anjing dan manusia. Bahkan bangsa mesir memumikan beberapa anjing, karena anjing tersebut adalah hewan peliharaan yang berharga dan memiliki pangkat yang sama dengan manusia. Di Romawi juga, terdapat lukisan yang menggambarkan seekor anjing yang memandu seorang tuna netra ketika berjalan. Bukti-bukti tersebut menunjukan bahwa anjing memang sangat berperan penting dalam kehidupan manusia.

Salah satu peran penting seekor anjing adalah membantu kaum penyandang cacat. Hal ini terjadi pada kelompok anjing di Amerika yang sering disebut dengan Service Dogs. Selain harus patuh dan bermain dengan pemiliknya, Anjing ini tentunya akan dilatih secara serius agar dapat membantu dan melayani kaum penyandang cacat secara individu. Ada anjing yang dilatih untuk menuntun seorang tuna netra yang disebut dengan Guide Dog, ada lagi anjing yang dilatih untuk membantu memberitahu seorang tuna rungu, bila ada dering telepon maupun suara-suara peringatan lainnya dan pelatihan lainnya yang diberikan untuk anjing adalah pelatihan untuk mengawasi keadaan seorang yang terjangkit penyakit epilepsi. Bagi penyandang cacat fisik, jangan khawatir, karena ada juga anjing yang dilatih untuk membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari seperti mengangkat barang, membukakan dan menutupkan pintu bahkan anjiing pembantu ini dapat mendorong kursi roda.

Keberadaan anjing-anjing penolong penyandang cacat ini diperkuat dengan adanya Undang Undang Penyandang Cacat di Amerika, yaitu Americans with Disabilities Act. Undang-undang ini mengatur bahwa kaum penyandang cacat, dapat memiliki anjing pembantu agar tidak terlalu kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini sangat didukung dan disetujui oleh semua player yang ada di http://agenbola108.net Anjing pembantu ini boleh dibawa kemana saja dan kapan saja oleh pemiliknya. Anjing pembantu ini juga boleh menemani para pemiliknya yang ingin bepergian dengan pesawat, namun syaratnya anjing ini harus memiliki sertifikat sebagai anjing penolong, yang dikeluarkan oleh organisasi yang berwenang. Untuk membedakannya dengan anjing yang hanya dijadikan hewan peliharaan saja, anjing Service Dogs ini dipakaikan rompi atau kartu pengenal di badannya.

Uncategorized

Dalam sebuah perusahaan, terdapat sebuah bagian yang bekerja untuk merekrut pegawai-pegawai baru yang bernama Human Resources Development, atau yang biasa disingkat dengan HRD. Staf HRD merupakan orang-orang terpilih yang biasanya ahli dalam bidang psikologi, karena mereka diminta menyeleksi seorang pegawai yang benar-benar cocok dengan perusahaan.

Syarat yang diberikan HRD, agar seseorang dapat bekerja dalam perusahaan relatif sama, yaitu harus lulus psikotes dan lulus wawancara. Memang terlihat normal dan rasanya semua orang bisa ikut berpartisipasi bukan? Namun kenyataannya tidak. Tidak semua orang dapat mengikuti seleksi seperti itu di perusahaan, contohnya kaum penyandang cacat. Ya, meskipun tidak ada syarat tertulis yang mengharuskan calon pegawai untuk sehat secara fisik dan mental, tetapi tidak semua perusahaan dapat menerima seorang pegawai yang berkebutuhan khusus. Sangat disayangkan keadaan yang seperti ini, karena kaum penyandang cacat merasa terdiskriminasi.

Namun, di Amerika ternyata ada sebuah perusahaan yang memperbolehkan pegawainya adalah seorang penyandang cacat. Perusahaan tersebut dapat menerima penyandang cacat, karena mengubah sistem perekrutan mereka dan juga lingkungan kerja mereka. Hal tersebut tentunya sangat membantu para penyandang cacat khususnya di Amerika, untuk dapat bekerja layaknya orang biasa. Perusahaan yang bergerak di bidang tekstil ini bernama Peckham dan berlokasi di Lansing, Michigan. Peckham juga merupakan organisasi nirlaba yang tidak hanya mempekerjakan penyandang cacat, tetapi juga melatihnya.

Perusahaan ini cukup inovatif dan tentunya ramah terhadap penyandang cacat, karena alat-alat yang digunakan untuk bekerja disesuaikan untuk para penyandang cacat. Setiap bulannya, perusahaan ini dapat memproduksi 300 ribu pakaian yang dikhususkan untuk pasukan militer Amerika, mulai dari pakaian dalam sampai dengan pakaian hangat. Untuk memenuhi pesanan, terdapat 1200 pegawai yang bekerja dalam dua shift per harinya dan hampir 85% nya adalah penyandang cacat (tuna netra, tuna rungu) serta orang-orang yang mempunyai penyakit mental. Luar biasa bukan?

Dalam perusahaan atau pabrik Peckham, meja-meja dirancang khusus sedemikian rupa, agar para pekerja yang tidak dapat melihat (tuna netra) bisa memotong ujung-ujung benang dari sebuah pakaian yang sudah jadi. Jadi, pada meja tersebut terdapat lubang kecil, yang jika pekerja memasukan benang kesitu, otomatis benang akan terpotong dan hebatnya lagi, jika para pekerja tuna netra tidak sengaja memasukan jari mereka ke lubang itu, jari mereka tidak akan cedera.

Meja tersebut tentunya sangat memudahkan seorang pekerja tuna netra dan ketika waktu pesanan pakaian dapat mereka selesaikan dalam satu shift, para pekerja akan bertepuk tangan gembira dan mengapresiasi hasil kerja masing-masing. Perusahaan atau pabrik Peckham mendapat bantuan dana dari program pemerintah federal. Program pemerintah ini membeli produk dan jasa, dari perusahaan atau pabrik yang memberikan kesempatan bagi para penyandang cacat untuk bekerja dan juga bermain poker online di http://citipoker88.com

Uncategorized

Ternyata, bukan hanya anjing saja yang dapat menolong para penyandang cacat seperti yang dilakukan oleh Service Dogs di Amerika. Seekor monyet juga dapat menjadi penolong bagi kaum penyandang disabilitas ini. Monyet penolong ini adalah monyet yang dilatih oleh salah satu organisasi di Boston, Amerika Serikat, yang menamai dirinya Helping Hands. Jenis monyet yang terpilih untuk membantu para penyandang cacat adalah monyet Capuchin. Program pelatihan atau sekolah monyet ini adalah program pertama yang ada di dunia.

Moyet Capuchin yang sudah dilatih, sangat pintar dalam membantu manusia, khususnya para penyandang cacat. Para penyandang cacat yang sering bermain di http://bengkelbola.org merasa dimudahkan dengan adanya kehadiran moyet satu ini, karena monyet ini dapat membantu memutarkan cakram musik, membuka halaman buku lembar demi lembar, membuka botol minuman, mengantarkan barang dan hal-hal lainnya yang biasa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Selain menolong para penyandang cacat, moyet Capuchin ini juga bisa dijadikan sahabat dan membawa kebahagiaan tersendiri bagi pemiliknya, layaknya anjing dan kucing.

Terdapat kesaksian seorang warga Amerika yang telah mengalami kecelakaan mobil dan sekarang ia hanya dapat menggerakan dua jari saja dalam hidupnya. Ia merasa terbantu dalam menjalani kehidupan sehari-hari, berkat adanya monyet Capuchin. Monyet Capuchin miliknya terbiasa membantunya dalam membawakan telpon genggam bila ada telepon yang masuk dan bahkan monyet ini bisa menyalakan AC ketika cuaca sedang panas. Sebagai imbalan, monyet Capuchin ini sering dihadiahi kenari oleh pemiliknya. Selain membantu, ternyata monyet Capuchin ini juga dapat membantu perkembangan gerak dari sang pemilik. Berkat monyet Capuchin, warga Amerika yang sempat menunda gelar sarjananya ini, kini mulai bangkit lagi dan meneruskan belajar untuk mendapatkan gelar tersebut.

Agar dapat membantu manusia, khususnya para penyandang cacat, moyet Capuchin ini mendapatkan pelatihan yang keras di sekolah monyet. Waktu yang dibutuhkan Helping Hands untuk melatih monyet Capuchin ini juga tidak sebentar, melainkan dibutuhkan waktu lima tahun lamanya. Direktur Helping Hands berkata, bahwa merawat dan melatih monyet Capuchin, bagaikan merawat anak yang berumur 3 tahun.

Uncategorized

Para penyandang cacat maupun orang-orang yang berkebutuhan khusus di seluruh dunia, tentunya tidak ingin dilahirkan dalam keadan seperti itu. Manusia yang sudah lahir degan sempurna, namun tertimpa musibah yang menyebabkan ia menjadi penyandang cacat, maupun gangguan mental, juga tidak berharap mempunyai kehidupan seperti itu. Hal seperti itu memang tidak dapat dielakan lagi, karena apapun yang ada di dunia ini pasti saling melengkapi.

Ada laki-laki ada perempuan, ada tua ada muda, ada sehat pasti ada sakit, ada kekurangan pasti juga ada kelebihan. Begitu pula dengan para penyandang cacat yang dari lahir, maupun dari akibat suatu kecelakaan, dibalik kekurangan mereka, pasti tersimpan besar kelebihan-kelebihan yang mereka miliki. Namun, bagi mereka para penyandang cacat, kehidupan yang mereka alami seringkali mengalami keterbatasan akan suatu hal. Berbeda dengan orang-orang yang normal, yang tidak memiliki kebutuhan khusus, mereka dapat melakukan apa saja yang mereka mau dan bebas kemana saja yang mereka mau.

Di Amerika, status para penyandang cacat maupun mental, dianggap sama di mata hukum dengan mereka yang tidak berkebutuhan khusus. Hal tersebut tentunya memberikan keuntungan bagi warga Negara Amerika, yang berstatus sebagi penyandang cacat maupun mental. Mereka diperbolehkan bekerja di perusahaan-perusahaan di Amerika, dengan syarat mereka memang mampu dan ahli dalam bidang pekerjaan tersebut. Para pekerja yang memiliki status sebagai penyandang cacat, mendapat perlakuan yang sama dengan para pekerja yang tidak menyandang status tersebut. Hal tersebut berlaku pada semua bidang termasuk bidang pendidikan.

Mengapa semua itu dapat terjadi? Karena Amerika memiliki sebuah undang-undang bernama Americans with Disabilities Act yang biasa disingkat dengan ADA. Undang-undang ini menyebutkan bahwa, tidak boleh adanya jenis diskriminasi apapun, yang dilakukan warga Negara Amerika terhadap kaum penyandang cacat ataupun mental. Berkat undang-undang ini, para penyandang cacat dapat menikmati fasilitas yang disediakan pemerintah, agar tidak terlalu mengalami kesulitan dalam kehidupan sehari-harinya. Salah satu fasilitas yang diberikan adalah tempat parkir khusus yang sangat dekat dengan pintu masuk.

Para penyandang cacat yang ingin memarkirkan kendaraan mereka di tempat parkir khusus ini, hanya tinggal menunjukan kartu Disabled yang mereka punya atau menunjukan plat kendaraan mereka, yang telah ditambahkan dengan logo penyandang cacat, yaitu gambar kursi roda. Jika ada warga tanpa berkebutuhan khusus yang mengambil lahan parkir tersebut, mereka akan dikenakan denda yang sangat besar. Transportasi umum juga memberikan kemudahan bagi para penyandang cacat, dengan memberikan kursi yang paling dekat dengan pintu masuk. Gedung-gedung bangunan di Amerika dan di jalanan umum, juga sudah dilengkapi dengan koridor atau tempat khusus, yang dapat dilewati oleh penyandang cacat yang menggunakan kursi roda. Kunjungi juga http://www.speedbet88.net untuk bisa memberikan dukungan terhadap mereka.

Uncategorized

Teknologi yang telah berkembang pesat saat ini adalah hasil kerja keras para ilmuwan, yang tentunya dapat memudahkan segala bentuk kegiatan manusia. Teknologi yang diciptakan tersebut, tidak hanya diperuntukan untuk orang-orang yang normal saja, melainkan juga diperuntukan untuk orang-orang yang bersatus penyandang cacat atau orang-orang dengan kebutuhan khusus, seperti penemuan inovatif buatan Departemen Veterans Affairs atau yang disingkat dengan VA dan berlokasi di Amerika Serikat. Pembuatan teknologi yang didanai seratus persen oleh pemerintah Amerika Serikat ini, mempunyai tujuan untuk memudahkan para veteran yang berkebutuhan khusus, agar senantiasa dimudahkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Salah satu warga Amerika yang mendapatkan bantuan teknologi tersebut adalah seorang pensiunan kolonel asal Amerika Serikat, yang telah mengalami kelumpuhan akibat kecelakan yang dialaminya. Ia salah seorang pensiunan yang beruntung, karena mendapatkan kursi roda yang berbeda dari kursi roda yang lain, dari Pusat Rehabilitasi Politrauma pada salah satu rumah sakit yang ada di daerah Virginia.

Akibat dari kecelakaan saat olahraga dengan sepeda di pegunungan, ia harus berhenti dari pekerjaan militernya yang telah ia jalani selama 28 tahun. Karena kecelakaan itu juga, tulang belakang warga Amerika Serikat ini harus mengalami kerusakan. Maka setelah kecelakaan itu, ia harus menjalani hidupnya tanpa dapat menggerakan salah satu bagian dari tubuhnya. Kursi roda yang didapatnya dari Pusat Rehabilitasi Politrauma ini adalah kursi roda pintar, yang telah dilengkapi dengan Assistive Technology dan tentunya dapat memudahkan pensiunan tersebut dalam melakukan kegiatannya sehari-hari bahkan bisa digunakan untuk mengunjungi website yang menyediakan beragam info.

Assistive Technology adalah teknologi yang telah lama digunakan oleh Departemen Veterans Affairs, untuk melengkapi kursi roda yang biasa digunakan oleh penderita lumpuh, khususnya untuk para veteran. Kursi roda yang telah dilengkapi dengan Assistive Technology ini telah membantu 6,6 juta penyandang cacat (berdasarkan survey yang dilakukan pada tahun 2014). Assistive Technology adalah teknologi yang menyediakan Amazon Echo. Dengan Amazon Echo tersebut, memudahkan para penyandang cacat untuk membuat perintah suara pada ponsel mereka. Amazon Echo ini juga dilengkapi dengan senter atau lampu.

Uncategorized

Siapa sih yang tidak suka main air? Tentunya semua orang suka main air yaa terutama para anak-anak. Di Texas Amerika, tepatnya di San Antonio, terdapat taman air yang sangat menginspirasi bernama Morgan’s Inspiration Island. Taman air ini dikatakan sangat menginspirasi dan berbeda dari taman-taman yang lainnya karena, taman ini khusus dibuat untuk kaum penyandang cacat.

Taman ini mempunyai tujuan agar para penyandang cacat, khususnya anak-anak agar dapat bermain air layaknya anak-anak yang sehat secara fisik pada umumnya. Taman air ini adalah taman air pertama di dunia yang didesain sedemikian rupa, agar para penyandang cacat dapat bermain di taman ini dengan aman, nyaman dan tentunya tidak terlalu ramai seperti taman-taman yang lainnya. Pembuatan taman ini dicetus oleh pria yang bernama Gordon Hartman. Sebelum membuat taman ini, ia terlebih dahulu berdiskusi dengan para dokter, orang tua, guru dan terapis kaum penyandang cacat agar taman ini dapat dinikmati oleh penyandang cacat dengan semua jenis kekurangannya.

Salah satu fasilitas yang diberikan oleh Morgan’s Inspiration Island ini adalah gelang yang dapat dilacak, yang nantinya akan dipakaikan kepada anak-anak penyandang cacat yang ingin bermain, agar orang tua mereka dengan mudah melacak keberadaan mereka. Fasilitas lainnya yang juga diberikan adalah, pengunjung dapat menggunakan kursi roda khusus dengan pendingin udara (PneuChairs) untuk berkeliling taman air ini. Taman ini juga dilengkapi dengan peralatan yang dapat mengubah air yang dingin menjadi panas, bagi pengunjung yang tidak tahan dengan dingin. Yang lebih hebatnya lagi dari taman ini adalah, semua fasilitas yang dapat dinikmati, diberikan secara gratis bagi pengunjung.

Gordon Hartman, pencetus ide dari taman air ini ternyata juga memiliki anak sebagai penyandang cacat. Nama anaknya adalah Morgan Hartman, maka dari itu, Hartman menamai taman yang dibuatnya dengan Morgan’s Inspiration Island. Sejak kecil, Morgan selalu ingin melakukan berbagai kegiatan di luar kemampuannya. Selain taman Morgan’s Inspiration Island, Hartman juga membuat taman rekreasi yang dinamai Morgan’s Wonderland.

Taman rekreasi ini layaknya Dunia Fantasi yang ada di Jakarta, tetapi diperuntukan khusus untuk para anak-anak penyandang cacat. Wahana-wahana yang ditawarkan sangat asyik dan beragam, dan tentunya dapat diakses oleh anak-anak penyandang cacat. Wahana-wahana tersebut sama seperti wahana yang ada di taman rekreasi lainnya, ada bianglala, ayunan dan komedi putar. Di Morgan’s Wonderland, juga ada program yang mengajak anak-anak untuk minum kopi bersama dengan orang tua mereka dan juga program wisata edukatif. Bagi anak-anak yang tidak berkebutuhan khusus, juga diperbolehkan untuk masuk ke Morgan’s Wonderland. Mereka juga dapat menikmati semua wahana yang ada, dengan dikenakan biaya sekitar 150-350 ribu.

Uncategorized